Es Pisang Ijo

Es Pisang Ijo di Bulan Ramadhan

Satu lagi kuliner lezat yang dimiliki Indonesia yaitu es pisang ijo? Pernah mencicipi es ini, bagaimana rasanya?? Es Pisang Ijo merupakan salah satu makanan kuliner khas dari Makasar. Namun untuk mencicipi kelezatan es pisang ijo ini, kita tidak perlu jauh-jauh datang ke Makasar. Dalam waktu singkat es pisang ijo memang telah menyebar ke beberapa daerah di Indonesia, dan ternyata mendapat sambutan cukup baik dari masyarakat.
Es pisang ijo terbuat dari pisang raja atau kepok, dibungkus dengan tepung terigu yang sudah diberi santan dan air daun pandan atau pasta pandan sebagai pewarna dan pengharum sehingga berwarna hijau, disajikan dengan saus yang diberi es serut, kacang goreng/sangrai yang ditumbuk kasar  dan sirup. Jadi kata ijo itu bukan menunjukkan bahwa jajanan ini terbuat dari pisang hijau tetapi dari tepung pembungkusnya yang berwarna hijau dari daun pandan.
Es pisang ijo memang cukup popular di banyak daerah selain daerah aslanya Makasar dan kemungkinan besar di bulan ramadhan ini, popularitas es pisang ijo akan semakin naik. Rasanya yang segar, manis, dan mengenyangkan sangat cocok sebagai teman untuk berbuka puasa. Tidak ada salahnya apabila Anda mau mencoba mengambil peluang usaha es pisang ijo di saat bulan ramadhan. Menghadirkan es pisang ijo sebagai jajanan berbuka puasa bisa menjadi suguhan baru yang menarik disamping kolak, es buah, bubur kacang hijau yang sudah biasa menjadi jajanan berbuka puasa. Ya…bisnis makanan memang akan selalu menarik untuk dilirik. Pasarnya jelas dan luas, tinggal bagaimana kegigihan usaha kita dan semangat untuk selalu berusaha mencari dan berkreasi.
Bahan:
Pisang Tepung
  1. 175 gr tepung beras, ayak
  2. 1/2 sdt garam
  3. 300 ml air
  4. 1000 ml air daun pandan/suji
  5. 50 gr tepung tapioka / sagu
  6. 6 buah pisang raja matang
Saus Putih :
  1. 800 ml santan (saya pake 1 kotak santan kara ditambahkan air sampai 800 ml)
  2. 50 gr tepung beras
  3. 75 gr gula pasir
  4. 1/2 sdt garam
  5. 1 ikat daun pandan
  6. Sirup Merah (saya pake sirup Marjan Cocopandan)
  7. Es Serut
  8. Kacang tanah sangrai
Cara Pembuatan:
Pisang Ijo :
  1. Campurkan tepung beras, garam, air, air daun pandan, dan pewarna hijau, aduk rata. Jerang di atas api kecil hingga mendidih sambil aduk-aduk agar adonan tidak berbutir. Angkat.
  2. Masukkan tepung sagu sedikit demi sedikit sambil aduk-aduk hingga kalis. Biarkan dingin sebentar.
  3. Bagi adonan menjadi 6 bagian. Bulatkan dan tipiskan hingga 1/2 cm.
  4. Balut setiap pisang dengan adonan tepung beras hingga semua bagian tertutup rata.
  5. Kukus hingga matang skira-kira 15-20 menit.
Saus Putih :
Campurkan santan, tepung terigu, gula pasir, daun pandan dan garam, aduk rata. Jerang di atas api sedang sambil aduk-aduk hingga kental. Angkat. Aduk-aduk sampai agak dingin
Penyajian : 
Dalam penyajiaannya pisang raja yang terbungkus kulit berwarna hijau ini dipotong-potong. Ambil satu buah pisang ijo, potong-potong pisang, lalu letakkan di atas piring/mangkuk. Tambahkan es serut, siram dengan sirop merah sebagai penambah rasa manis, beri saus putih, taburi kacang sangrai.
Sebagai kreasi agar berbeda dari yang lainnya sehingga lebih menarik bagi konsumen, Anda bisa menambahkan kurma, serutan keju, kismis, atau potongan buah-buahan seperti strawberry, nangka, durian dan lain-lain dalam penyajiannya. Perlu diingat juga selain keunggulan tampilan dan rasa produk, Anda juga perlu memperhatikan pemilihan tempat lokasi berjualan. Pilihlah tempat yang strategis yang sering dilewati orang. Selain itu berikan pelayanan terbaik untuk pelanggan Anda. Perhatikan juga bagaimana sikap anda dalam berjualan. Jangan anggap remeh hal ini. Bersikap cekatan, ramah dan murah senyum saat berjualan akan membuat konsumen merasa nyaman dan ini bisa menjadi jurus jitu untuk membuat konsumen agar menjadi langganan tetap es pisang ijo Anda.
Selamat mencoba dan semoga sukses..

Mie Ayam Tetap Subur

Sampai Kini Bisnis Mie Ayam Tetap Subur

Sekarang mie telah menjadi makanan pokok ke 2 setelah beras. Ini ide bagus jika kita bisa mengambil ini sebagai peluang bisnis yang potensial untuk digali. Yah, memang selama ini bisnis yang masih cukup menggoda untuk tetap dikembangkan adalah bisnis mie ayam.
Bagaimana tidak, hampir semua orang menyukai makanan ini. Bisnis ini bak jamur yang mudah tumbuh dimana-mana dan tetap eksis sampai sekarang. Tapi banyak juga yang gulung tikar karena tidak bisa memiliki ciri khas yang membuat konsumen terpikat oleh mie yang ditawarkan.
Saat ini penjualan Mie bisa kita temui dengan banyak variasi, ada juga berjualan dengan menggunakan gerobak, tenda, warung, maupun dalam restoran-restoran.  Sehingga tak salah jika banyaknya persaingan dalam penjualan mie ini. Persaingan memang merupakan salah satu resiko usaha mi ayam. Karena hampir di semua ruas jalan dapat ditemui pedagang makanan ini. Untuk menghindari persaingan memang perlu beberapa cara untuk memenangkan suatu persaingan demi memikat konsumen agar datang ke usaha anda.
Beberapa faktor yang bisa mendukung pengembangan usaha mie, antara lain:
  1. Semangat yang optimis bahwa usaha yang anda dirikan akan sukses.
  2. Ada ciri khusus dari mie yang anda tawarkan. Misalnya ke khasan dari menu, adanya variasi-variasi menu yang ditawarkan, contoh: dengan penambahan pangsit pada mie, penambahan jamur pada pelengkapnya atau menggantikan lauknya dengan daging sapi, daging ikan maupun mengubah tampilan mie dengan memvariasikan pembuatan mie dengan berbagai sayuran menjadi mie pelangi, dll.
  3. Peningkatan mutu (misalnya: kehalalan menu, standarisasi mutu, higienitas menu yang ditawarkan, dll)
  4. Pemilihan tempat yang strategis.
  5. Kenyamanan bagi pengunjung.
  6. Pelayanan yang memuaskan.
  7. Lakukan promosi di awal usaha dengan mengenalkan keunggulan mie yang anda berikan.
Nah, setelah anda yakin dengan usaha mie yang akan anda rintis, lalu, mungkin anda akan bertanya bagaimana membuatnya? Berikut ini akan saya tampilkan bagaimana cara membuat mie ayam. Silahkan jika anda ingin mengkreasikan dengan berbagai macam variasi-variasi yang lain agar mie yang anda ciptakan mempunyai ciri khas tersendiri, yang bisa menarik consumen. Selamat mencoba.
Bahan:
  • 1/2 kg mie ayam (siap dibeli di pasar)
  • 100 ml Minyak ayam
  • 100 ml Kecap asin
  • 300 gr Daging ayam direbus dan dipotong kotak
  • 3 sdm Kecap manis
  • 2 sdm Kecap Ingris
  • 2 batang Daun bawang dirajang
  • Caisin, penyedap dan bawang goreng secukupnya.
  • Bumbu yang dihaluskan:
  • 3 siung Bawang putih
  • 5 buah Bawang merah
  • 1 sdt Ketumbar
  • 3 cm Kunyit
  • 3 cm Jahe
  • 4 butir Kemiri
  • Bahan Kaldu:
  • 2 liter Air
  • 1/2 kg Tulang ayam
  • 1 sdt Garam
  • 1/2 sdt Lada bubuk
Cara membuat :
  • Kaldu: air direbus hingga mendidih, masukkan tulang ayam, rebus dengan api kecil hingga kaldu beraroma harum. Tambahkan lada bubuk dan garam.
  • Tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum dan matang, masukkan ayam, tumis hingga bumbu menyerap ke dalam ayam,tambahkan penyedap, tumis sebentar, angkat, sisihkan.
  • Masukkan 2 sdm minyak ayam ke dalam mangkok, 1/4 sdt penyedap.
  • Rebus mie dan caisin yang telah dirajang hingga matang, angkat dan letakkan di dalam mangkuk yang telah terisi dengan bumbu, masukkan ayam 2 sdm.
  • Taburkan bawang goreng dan daun bawang yang telah dirajang.
Catatan:
  • Kunci kelezatan mie ayam ada pada minyak ayamnya.
  • Cara membuat: ambil kulit ayam dan lemaknya, panaskan dengan api kecil diatas penggorengan, tambahkan 2 siung bawang putih digeprak, panaskan hingga seluruh minyak keluar dari kulit dan lemak ayam, minyak siap untuk digunakan.
Cara membuat pangsit goreng
Bahan 
Kulit :
  • 250 gr tepung terigu
  • 1 kuning telur
  • 50 gr margarin yang dilelehkan
  • 100 ml air
  • 1/2 sdt garam
Isi Pangsit :
  • 125 gr udang, buang kulitnya lalu cincang halus
  • 1 btr telur
  • 2 sdm tapioka
  • 1 bh daun bawang di iris halus
  • merica dan garam secukupnya
  • minyak wijen 1/2 sdm
Cara membuatnya:
  • haluskan udang, lalu campur dengan minyak wijen, telur, tapioka, garam, merica dan daun bawang, aduk2 hingga rata, diamkan dahulu
  • lalu untuk kulit pangsit, masukkan tepung terigu, kuning telur, margarin, air dan garam, aduk2 rata hingga kalis
  • pipihkan adonan, dapat menggunakan mesih pembuat mie, atau dengan kayu untuk memipihkan adonan, lalu potong2 menjadi 10 x 10.
  • Panaskan minyak goreng, masukkan pangsit yang sudah di potong tadi
  • Jika akan membuat pangsit goreng isi udang, Isi adonan pangsit dengat 1 sdt udang yang sudah dihaluskan, rekatkan, bentuk sesuai selera, dan siap di goreng
  • Masak hingga kecoklatan, balik-balik.